Categories
Blog

Bagaimana Cara Agar Saya Bisa Kerja di Jepang?

Selamat datang calon pekerja ke Jepang.

Kami akan memberitahumu 2 fakta sebelum memulai :

  1. Kalau cuma pergi ke jepang, caranya sangat mudah.
  2. Tapi supanya bisa bekerja di Jepang, tidak mudah.

Kamu mungkin tertarik melamar lowongan kerja di Jepang, setelah beberapa teman atau tetanggamu sukses dengan gaji besar, kemudian kagum dengan mereka.

Atau mendengar bahwa bekerja di Jepang bisa mencari pengalaman dan mengumpulkan modal untuk usaha di Tanah Air tercinta.

Apapun alasannya, ini panduan yang tepat untuk Kamu.

Kami tidak hanya akan memberi tahu syarat bekerja di Jepang untuk lulusan SMA atau S1. Kalau cuma itu sih 5 menit juga selesai.

Kami akan mengajari kamu yang lebih penting lagi…

… yaitu strategi yang berpeluang tinggi untuk  sukses bekerja di Jepang secara legal untuk wanita maupun pria lulusan SMA, SMK, D3, bahkan S1 dan S2.

Setelah selasai membaca artikel ini, kamu akan bisa tahu langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan mulai dari sekarang untuk bisa bekerja di Jepang.

…. Sebelum kita mulai, satu hal lagi:

Hampir semua orang yang ingin bekerja di Jepang, gagal setelah 1-3 bulan pertama…

Hanya sedikit yang bisa sukses.

Kenapa bisa begitu?

Karena mereka ingin hasil yang instan. Dikiranya tanpa usaha dan persiapan matang, bisa dengan mudah bekerja di Jepang. Akhirnya mudah ditipu calo ataupun bosan di tengah perjalanan.

Bekerja di Jepang :

Gagal membuat perencanaan, berarti merencanankan kegagalan.

Ini bukan mau menakut-nakuti.

Ini benar-benar sering terjadi.

Perencanaan untuk bisa kerja di Jepang itu luar biasa pentingnya, supaya kamu tidak buang-buang waktu, uang dan tenaga.

Oke. Mari kita mulai…

1. Temukan motivasi terkuatmu kerja di Jepang

Seperti yang sudah kami katakan di awal tadi, bekerja di Jepang itu tidak mudah. Tidak cocok untuk kamu yang berjiwa manja dan alay.

Kalau motivasimu cuma ingin iseng-iseng, coba-coba, atau ingin kerja santai bergaji besar, sebaiknya tinggalkan artikel ini sekarang juga.

Serius.

Kalau pola pikirnya seperti itu, baiknya wisata aja. Jangan kerja. Kerja di Jepang itu berat. Berkali-kali lipat lebih berat daripada kerja di sini.

Jepang itu sangat disiplin. Telat 5 aja menit aja bisa dimaki-maki sama bos. Buang sampah sembarangan bisa di denda. Kerjaan harus rapi, bersih, dan presisi.

Kamu akan berkorban waktu tenaga dan pikiran untuk belajar bahasa, budaya dan cara hidup di Jepang.

Apalagi kalau harus belajar huruf Kanji.

Jika kamu gagal di satu kesempatan, kamu harus bangkit lagi. Kamu akan mudah tumbang kalau motivasimu tidak kuat.

Tapi kalau tekadmu sudah bulat. Kamu ingin maju, punya semangat juang yang tinggi, dan gigih dalam menggapai masa depan, kerja di Jepang adalah salah satu jalan terbaik.

Apa motivasi terkuat yang membuatmu harus kerja di Jepang?

Ini adalah langkah pertama yang harus kamu pikirkan matang-matang.

Mungkin setiap orang berbeda-beda. Misalnya :

Ingin membahagiakan orang tua, berjuang demi keluarga/anak/istri/orang tua, ingin sukses dalam berkarir, dll.

Intinya temukan motivasi yang bisa membakar semangatmu bahkan ketika kamu sedang sedih, terjatuh, maupun mengalami kegagalan.

Bu guru agama sudah mengajarkan pada kita sejak SD, bahwa ketika kita ingin melakukan sesuatu harus diawali dengan niat yang baik.

Sepertinya sepele, tapi kalau langkah pertama ini dilewatkan bisa fatal.

Luruskan niat, bulatkan tekad, dan majulah.

2. Tentukan cara yang tepat untuk Kamu

Kami sering melihat komentar di grup facebook ataupun komentar di forum-forum online seperti kaskus.

Dikiranya kerja di Jepang itu bisa dilakukan dengan cara-cara yang aneh-aneh. Misalnya cari broker, pakai visa turis, visa suaka, dll. Pokoknya isi cuma bagaimana caranya mengakali pihak imigrasi.

Contohnya seperti postingan Facebook ini:

Kami sangat bingung, kenapa harus cari cara yang neko-neko, padahal cara-cara yang legal itu ada banyak.

Lalu apa saja caranya?

Kerja di Jepang

2a. Ditugaskan oleh perusahaan dari Indonesia

Ini adalah cara yang sudah pasti, tapi sering dilupakan.

Cara ini bisa dilakukan oleh karyawan swasta yang bekerja di perusahaan (terutama perusahaan Jepang).

Ada beberapa perusahaan Jepang yang mengirim karyawannya untuk magang di perusahaan induknya di Jepang tiap tahun. Berapa lamanya tergantung masing-masing perusahaan. Ada yang beberapa bulan, sampai tahunan.

Salah satu perusahaan yang mengirim karyawannya untuk bekerja di Jepang adalah Inoac Polytechno Indonesia.

Dia adalah sahabat kami seorang karyawan Inoac Polytechno Indonesia yang mendapatkan kesempatan untuk bekerja di Inoac Japan selama kurang lebih 1 tahun.

Jadi daripada pergi ke Jepang pakai visa turis lalu cari broker untuk pekerjaan yang tidak Jelas, mending kerja aja dulu di indonesia. Selain cari pengalaman kerja, kamu bisa membuktikan dedikasimu dalam bekerja pada perusahaan.

Tips dari kami adalah …

… masuklah di Perusahaan Jepang yang ada di Indonesia, bekerja dengan baik, dan gigilah dalam berusaha. Tunjukkan etos kerjamu dan carilah pengalaman kerja dengan benar.

Kalau kerja di Indonesia aja kamu tidak bisa bekerja dengan baik, apalagi kerja di Jepang.

Cara ini bisa dilakukan oleh staff bagian produksi, research and development, ataupun bagian sales marketing, (syarat dan ketentuannya tergantung kebijakan masing-masing perusahaan).

2b. Lulus studi di Jepang lalu dapat pekerjaan di Jepang

Nah, kalau cara ini bisa dilakukan oleh anak kuliahan.

Yaitu studi D2, D3, Sarjana ataupun pasca sarjana lalu dapat kerja setelah lulus studi di Jepang. Ya, tentu kalau tidak dapat beasiswa, biayanya tidak sedikit. Kuliah di Indonesia saja makin hari makin mahal, apalagi kuliah di luar negeri.

Kerja di Jepang

Sahabat Kami yang berbahasa ngapak ini namanya Titis. Dia sekarang bekerja di Jepang setelah lulus program beasiswa D2 dari pemerintah Jepang.

Dia adalah lulusan cumlaude dari D3 UGM bahasa Jepang, yang kemudian mendapatkan beasiswa pemerintah Jepang untuk program D2 Memasak.

1 Tahun pertama belajar bahasa Jepang, 2 tahun kemudian kuliah dengan program beasiswa, lalu setelah lulus, kerja di Jepang.

Mau seperti dia?

Ini website resmi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. Kamu bisa stalking infonya di situ. Silahkan klik link yang tercantum.

Bagaimana, sampai di sini sudah paham?

Bahwa kalau mau kerja di Jepang itu, kamu tidak harus langsung cari lowongan kerja. Kamu bisa belajar dulu. Apalagi kalau kamu memang belum siap kerja di Jepang.

Ingat!

Keberuntungan itu adalah ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.

2c. Punya Keluarga yang Warga Negara Jepang

Cara ini bisa dilakukan bagi mereka yang punya keluarga Warga Negara Jepang. Misalnya istri/suami ataupun orang tua warga negara Jepang.

Satu lagi, sahabat kami namanya Nila.

Arek Malang yang hobi traveling ini punya keluarga yang merupakan warga negera Jepang. Dia bekerja di Jepang menyusul keluarganya, setelah selesai kuliah D3 Pariwisata UGM. Tidak tanggung-tanggung, kini jabatannya sudah manager di sebuah perusahaan travel agent lho!

2d. Program Careworker (Kaigofukushishi) / Nurse (Kangoshi)

Saat ini jumlah lansia di Jepang terus bertambah dan jumlah kelahiran semakin sedikit.

Jepang sangat membutuhkan bantuan tenaga kerja perawat dari luar negeri. Perawat rumah sakit, maupun perawat panti jompo.

Ya, buat kamu fresh graduate bisa ikut program kaigofukushishi, dan buat kamu perawat yang punya pengalaman kerja minimal 2 tahun + Ners bisa ikut program Kangoshi.

Perawat Kerja di jepang

Tapi sebelum ikut program ini, sebaiknya kamu belajar bahasa Jepang dulu. Minimal setara JLPT N4. Kalau bisa N3, lebih bagus.

Terserah, mau belajar di LPK / LKP ataupun belajar mandiri.

Apa itu JLPT?

Japanese Language Proficiency Test. Yaitu ujian kemampuan bahasa Jepang yang sertifikat masing-masing levelnya diakui secara internasional. Semacam TOEFL kalau bahasa Inggris.

Kamu bisa lihat pendaftarannya di JLPT Online.

Kemudian kamu bisa akses informasi Program Perawat untuk kerja di Jepang melalui website BNP2TKI. Itu program G to G yang biasa dikenal dengan EPA. Syarat-syarat, prosedur, dan cara mendaftarnya sudah ada di situ.

Selain itu ada juga jalur swasta yang diadakan oleh Organisasi Pengirim (SO).

2e. Menjadi Teknisi atau Professional

Cara ini bisa kamu lakukan jika kamu lulusan D3, S1, S2 maupun S3 jurusan tertentu dengan kualifikasi N2.

Misalnya kamu seorang insinyur, koki, dokter spesialis, atau ahli dalam bidang tertentu yang skillnya dibutuhkan oleh perusahaan Jepang. Kadang-kadang bisa juga pakai kualifikasi TOEFL/PBT/IBT (tergantung permintaan perusahaan), namun untuk hidup di jepang kamu tetap butuh belajar bahasa Jepang dasar.

Ataupun kamu lulusan magang Jepang (ginou jisshusei) yang punya track record kerja yang bagus, skill bahasa Jepang yang mumpuni, sehingga perusahaan sebelumnya ingin merekrut kembali.

Bagi ex magang Jepang biasanya tidak perlu sampai level N2 (tergantung permintaan perusahaan). Terkadang N3 sudah cukup. Hanya saja harus dapat panggilan dari tempat kerja yang sama sewaktu magang dulu.

Intinya, kamu harus terus belajar, mencari pengalaman, dan mempersiapkan diri. Jadi ketika ada kesempatan, kamu sudah siap.

Tidak ada orang sukses manapun yang berhenti belajar dan berusaha.

2f. Program pemagangan Jepang (Kenshusei / Ginou Jisshusei)

Nah ini cara yang paling populer.

Yaitu program Magang kerja di perusahaan yang ada di Jepang selama 3 tahun. Meskipun kadang-kadang ada juga yang hanya 1 tahun (jalur swasta).

Program ini bisa melalui jalur negeri kerjasama IM Japan dengan Disnakertrans, ataupun melalui Jalur swasta. Yakni melalu Organisasi Pengirim Swasta (SO) yang bekerja sama dengan organisasi Penerima di Jepang (AO).

Tapi jangan terburu-buru ikut seleksi job. Karena tidak mungkin lolos tanpa persiapan.

Persiapan apa saja yang harus dilakukan?

Pertama-tama ketahui syarat-syarat umumnya dulu. Bisa di cek di halaman ini : IM Japan & Naker Jogja.

Apakah masuk kualifikasi atau tidak. Kemudian persiapan fisik, mental, bahasa dan budaya Jepang. Kamu bisa belajar secara mandiri maupun dibantu melalui pelatihan dari LPK yang menyediakan pelatihan magang Jepang.

Untungnya sekarang sudah banyak LPK yang menyediakan pelatihan untuk persiapan magang Jepang. Termasuk LPK Jogja Kenshu Senta ini.

Di sini kamu akan dipersiapkan untuk mengikuti seleksi IM Japan maupun SO swasta.

Pelatihan Bahasa Jepang

Mulai dari pelatihan bahasa Jepang dari nol, budaya dan etika bekerja di Jepang, pelatihan fisik-mental-disiplin, hingga persiapan pasca pemagangan. Bahkan akan terus didampingi mengikuti seleksi job.

Silahkan pelajari Progam Pelatihan Magang Jepang di halaman ini. Kemudian ikuti langkah pendaftarannya.

3. Mulailah persiapan dari sekarang

Setelah mengetahui cara-cara diatas, sekarang saatnya mulai persiapan dari sekarang. Tentunya masing-masing cara berbeda persiapannya.

Misalnya bagi yang ingin magang ke jepang, berbeda persiapannya dengan yang ingin menempuh cara melalui studi terlebih dahulu.

Jika kamu seorang mahasiswa keperawatan yang ingin bekerja di Jepang, sebaiknya mulailah belajar bahasa jepang dari sekarang.

Tidak perlu langsung yang rumit-rumit.

Mulailah dari level dasar. Gali lebih dalam minatmu tentang Jepang. Misalnya coba dulu jajan ke restoran jepang, atau nonton film drama jepang.

Kalau kamu mau mengikuti progam magang, sambil memilih LPK yang sreg dihati kamu bisa latihan push up, sit up, dan lari. Mungkin juga dengan belajar huruf Hiragana dan Katakana terlebih dahulu.

Intinya lakukan yang terbaik apa yang bisa dilakukan sekarang.

Apa yang ada didepan matamu saat ini, lakukan!

Di depan matamu saat ini ada smartphone? Belajar hiragana dan katakana dulu. Ada beberapa aplikasi android yang bagus untuk pemula yang ingin latihan hiragana dan katakana lho!

Ini rekomendasi dari kami : Hiragana & Katakana Memory Hint.

Sedangkan kalau mau belajar Bahasa Jepang via Youtube ini rekomendasi kami:

Setelah itu baru pilih LPK yang menurut kamu bagus untuk belajar. Secara umum, LPK maupun LKP sudah menyiapkan penyalurannya. Entah itu melalui IM Japan maupun SO swasta.

Tapi hati-hati dalam memilih LPK yang dari awal sudah mengiming-imingi bahkan menjamin keberangkatan. Apalagi menarik biaya keberangkatan di awal.

SO swasta itu di Indonesia ada banyak. Ratusan. Bisa di cek di halaman ini : JITCO (dari Jepang) & Pemagangan (Ditjen Binnalattas).

Kalau kamu memang layak kerja magang ke Jepang, ada banyak lowongan yang siap menerimamu. Jalur negeri (IM Japan) maupun SO swasta.

Kalau kamu cuma iseng-iseng, masuk LPK terbaik pun belum tentu bisa berangkat. Bahkan LPK yang sudah SO sekalipun, kamu hanya akan tumbang ditengah jalan.

Jadi kalau kamu memang sungguh-sungguh, carilah LPK yang kamu yakin bisa berkembang dan memantaskan diri.

4. Tips dari kami

Berikut ini adalah beberapa tips dari kami supaya kamu bisa kerja di Jepang dengan tenang.

4a. Jangan berharap untuk bisa merubah dari visa turis ke visa kerja.

Kesadaran masyarakat indonesia masih kurang. Kamu gak mungkin bisa bekerja dengan visa turis. (Kecuali kamu seoarang penulis blog, travel vlogger, dan fotografer yang bisa membuat perjalanan wisatamu jadi uang).

Tapi untuk bekerja di perusahaan tidak mungkin bisa hanya dengan visa turis.

4b. Jangan berharap/menyalahgunakan visa suaka.

Beberapa tahun lalu pernah geger visa suaka. Katanya bisa bekerja di Jepang seperti layaknya orang Jepang. Semacam naturalisasi. 6 bulan pertama sebelum mendapat izin, sudah boleh bekerja untuk melangsungkan hidup. Lalu bisa kerja selamanya.

Akhirnya banyak disalah gunakan. Termasuk orang-orang kita. Kini cara seperti itu tidak bisa lagi. Jepang memperketat peraturannya karena banyak hal yang tidak beres.

Hey! Indonesia bukan negara perang. Jadi jangan tergiur calo yang menawarkan cara ini.

Kita hidup damai di Indonesia. Kita tidak berhak mendapatkan suaka. Kalau kamu mencari suaka, sama aja bilang “Indonesia sudah hancur, jadi tolong kami, beri kami suaka.”

Jangan merendahkan martabat bangsa dengan cara-cara yang tidak benar seperti itu ya. Malu.

4c. Tidak ada negara yang sempurna.

Termasuk Jepang. Jepang bukanlah negara yang sempurna. Jepang juga punya banyak permasalahan. Jepang membutuhkan tenaga kerja asing itu juga karena punya masalah kekurangan tenaga kerja, ya kan?

Jadi kamu jangan sampai menjadi orang Indonesia yang suka menjelek-jelekan negara sendiri. Kami sering menemui beberapa orang (yang mungkin belum siap secara mental), suka menjelek-jelekkan Indonesia.

Jangan.

Kamu hanya akan terlihat bodoh. Namanya juga beda negara. Perbedaan pasti ada.

Jadi jangan membanding-bandingkan Indonesia dengan Jepang, kecuali kritikan yang membangun. Tapi tidak perlu sampai menjelek-jelekan.

4d. Jangan lupa dari mana kamu berasal.

Kamu tidak perlu jadi orang Jepang, untuk bisa bekerja di Jepang. Jadilah orang Indonesia yang berkompeten untuk bekerja di Jepang.

Ibaratnya kalau kamu Jagung, Jadilah Jagung yang enak. Tidak usah sok-sok-an jadi kentang.

Sehingga mungkin suatu saat ketika kamu kembali ke Tanah Air, kamu bisa menggunakan penagalaman dan skill yang kamu dapatkan dari Jepang, untuk ikut berperan membangun kemajuan Indonesia.

Oh iya satu lagi. Jaga imanmu.

Jika kamu muslim, pandai-pandailah membawa diri. Tidak usah ikut-ikutan makan babi ataupun minum sake secara sengaja.

Untungnya kami sudah membuat panduan sederhana tentang bagaimana cara mencari makanan halal untuk muslim di Jepang.

4e. Cari dan pantaulah terus informasi yang sesuai dengan langkah yang kamu ambil.

Caranya?

Jaman sekarang informasi bisa kamu akses kapan saja melalui HP mu. Misalnya masuk grup Facebook, Like Page-nya, Akses website resmi Disnaker, Website Kedubes Jepang, dll.

Tapi hati-hati saat di social media. Kamu harus jeli memilih informasi yang tepat.

Sekian…

Itulah beberapa strategi yang bisa kamu mulai sekarang juga agar bisa kerja di Jepang.

Apabila ada informasi tambahan maupun pertanyaan terkait kerja di Jepang, silahkan tulis melalui form komentar di bawah.

Semoga bermanfaat.

15 replies on “Bagaimana Cara Agar Saya Bisa Kerja di Jepang?”

凄い… who write this great article? Thank you for reminding me about “motivation”. I came here because of crave to work in 日本. Im still figuring out the best way and prepare for the worst. Just wish that i could reach it in 2-3 years latet. どうもありがとうございます

Baru melintas punya impian bekerja/magang ke Jepang di tahun 2020.
Setelahnya menggali banyak” informasi tentang pemanggangan ke Jepang.
Saat ini memulai dari paling dari dasar yaitu bahasa Jepang.
Ketika baca artikel ini, kok perasaan hati dan pikiran membara sekali ya min. Hehehehe
Semoga ditahun yang akan datang mimpi terealisasi. Sekarang belajar dulu sebanyak mungkin.

Kak mau tanya, saya masih kelas 3 Smk. Tapi punya cita2 membahagiakan orangtua & sahabat saya. Itu bisa kerja di jepang atau tidak ya kak??. Yang saya baca di artikel lain juga lulusan Sma
Maaf kepanjangan

Mohon maaf saya sekolah SMA Swasta apakah bisa untuk masuk magang di Jepang….
Bukan hanya iseng”, ingin mencoba..
Tetapi saya hanya ingin bekerja di perikanan karena saya bosan tinggal di daratan…
Saya ingin merasakan hidup di lautan lepas supaya saya memahami betapa tidak mudahnya hidup dikedua sisi tersebut…
Tetapi saya berniat untuk bekerja di perikanan…
Mohon bantuan nya …
🙂

Kalau memang ada industri yang membutuhkan, mungkin saja jurusan tersebut juga bisa kak. Namun, untuk program visa engineering saat ini tidak tersedia di tempat kami kak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *